Kata Mutiara/ Bijak/ Motivasi Anime Shingeki no Kyojin (SnK

Episode 1

  • Aku ingin melihat kenyataan di luar sana. Aku tidak ingin mati di dalam dinding ini tanpa mengetahui apa yang ada diluar sana. Jika tidak ada yang melakukan hal itu, maka mereka yang berjuang dan kehilangan nyawa akan mati dengan sia-sia.
 
Episode 2
  • Kita tidak bisa melakukan apapun dalam melawan Titan karena kita hanya bisa hidup dengan belas kasihan saja.
 
Episode 4
  • Kenapa di dunia ini, orang yang paling mampu melawan para raksasa malah diberi hak untuk menghindari mereka? Kenapa bisa menjadi lelucon seperti ini?
  • Itu adalah jurus yang kupelajari ketika kau bermalas-malasan. Jika menurutmu kenyataan ini cuma hidup nyaman dan mengikuti kemaunmu sendiri, kau masih bisa menganggap dirimu itu prajurit?
  • Jika menurutmu kita tidak bisa menang, maka kita harus menyerah begitu saja?
 
Episode 6
  • Dunia ini tak berubah menjadi neraka. Hanya selama ini aku telah salah paham. Sejak awal dunia ini memang neraka.
  • Jika menurutmu mengorbankan nyawa demi menolong orang lain itu sudah biasa. Kau juga pasti mengerti, terkadang satu pengorbanan nyawa bisa menolong banyak nyawa.
  • Hanya pemenanglah yang bisa bertahan hidup!
 
Episode 7
  • Jika aku tak bisa, aku akan mati. Tapi, jika aku menang, aku akan hidup. Jika aku tak bertarung, aku tak bisa menang!
  • Aku takkan menyerah. Jika aku mati, aku takkan bisa mengingatmu. Karena itu, apa pun yang terjadi, aku pasti menang!
  • Aku sangat kebingungan. Tak pernah kudengar kalau Raksasa itu bisa saling membunuh. Lalu aku merasa sedikit kagum. Karena yang kulihat itu, terlihat seperti kumpulan dari kemarahan umat manusia.

Episode 8

  • Apa selama ini aku cuma mengejar mimpi belaka? Kukira aku sudah menyadari kenyataannya. Kalau dipikir-pikir, ini sudah jelas. Kita tak mungkin bisa mengalahkan para makhluk raksasa ini.
 
Episode 9
  • Kau sudah banyak berjasa. Lalu, kau akan terus berjasa. Jiwamu akan bernaung dalam diriku, dan memberiku kekuatan! Aku berjanji, aku pasti akan membasmi para Raksasa!
  • Siapa pun lawanku, aku tidak peduli. Aku takkan membiarkan siapapun membunuh temanku.
 
Episode 11
  • Jika ada musuh kuat dari luar yang mengancam umat manusia, umat manusia mungkin akan bersatu dan berhenti berperang dengan sesamanya.
  • Mereka bukan hanya pion catur yang tak bernyawa. Mereka memiliki nama, keluarga, dan perasaan. Mereka semua adalah manusia yang hidup dan meneteskan darah.

Episode 13

  • Saat kita semua dilahirkan, kita semua sudah bebas. Jika ada orang yang menyangkalnya, mau sekuat apa pun mereka, tidak ada pengaruhnya.
  • Kenapa kau ingin melihat dunia luar? Karena siapapun yang telah melihat hal itu, akan menjadi orang yang paling bebas di dunia ini!
  • Mau semengerikan apa pun dunia ini. Mau sekejam apa pun dunia ini. Bertarunglah! Tetaplah Bertarung!
  • Semuanya.. tidak mati dengan sia-sia. Pada hari ini, untuk pertama kalinya, umat manusia mengalahkan para raksasa.
 
Episode 14
  • Kalian selalu menggunakan spekulasi agar perundingan berjalan sesuai keinginan kalian. Padahal kalian belum pernah melihat Raksasa dengan mata kalian sendiri. Kenapa kalian sampai setakut itu? Jika mereka yang punya kekuatan tak mau bertarung, siapa lagi yang mau? Jika kalian terlalu takut untuk mempertaruhkan nyawa kalian, setidaknya jangan menghalangiku! Dasar pengecut! Diam saja dan biarkan aku yang menanggung semuanya!

Episode 15

  • Dia tidak terlihat seperti pahlawan hebat yang dipuja orang-orang, kan? Kopral Rivaille yang sesungguhnya itu.. Orang pendek, menjengkelkan, kasar, dan sulit untuk didekati. LOL 😀
 
Episode 16
  • Jika aku tak menjadi seorang prajurit, aku tak perlu memikirkan siapa yang selanjutnya akan menjadi bangkai seperti ini.
  • Menurutmu jika ada seseorang yang menyuruhmu mati, apa kau bersedia mati? Kalau begitu, kau sudah bisa memutuskannya sendiri.
  • Jika ada alasan kenapa aku mati, aku akan melakukannya meskipun aku sendiri menolaknya.

Episode 18

  • Hahaha 😀
  • Tidak memberikan penjelasan apapun pada bawahan dalam kondisi genting, sama saja menyuruh bawahan bunuh diri secara halus.
  • Paksa otakmu berfikir jika kau tak ingin mati.
  • Mereka tak ingin memanjakanku sebagai anggota baru. Jika mereka mengatakan dengan mudah, aku tak akan belajar apapun.

Episode 19

  • Aku menyebutnya monster bukan karena kekuatan raksasanya. Tak peduli seberapa kuat dia menahannya, tak peduli seberapa kuat kurungan yang memenjarakannya, tak ada seorangpun yang bisa memaksanya untuk mempercayai kalian.
  • Yang membedakan arah pengambilan keputusan adalah pengalaman masa lalu.
  • Buatlah keputusan. Percaya pada dirimu sendiri, atau percaya padaku dan pasukan pengintai. Aku tak tahu mana yang harus kau pilih. Aku tak pernah menyarankanmu memilihnya. Tak akan ada yang tahu mana yang benar. Tapi, satu hal yang perlu kau ketahui. Kau harus percaya bahwa keputusan yang kau ambil tak kau sesali nantinya.
  • Akan banyak pelajaran yang kita peroleh saat kita berani mengambil resiko.
 
Episode 20
  • Jika ada seseorang yang bisa membawa perubahan, dia pasti orang yang sanggup mengorbankan apa yang dia sayangi. Dia pasti orang yang akan membuang sisi manusia mereka, demi menghabisi monster. Orang yang tidak sanggup mengorbankan sesuatu. Tidak akan bisa mengubah apapun!
  • Jika kau meremehkan hutan, kau akan mati!
 
Episode 21
  • Jika kita ingin melampaui musuh kita, kita harus berfikir diluar kewajaran yang ada.
  • Jika kita hanya berfokus melakukan langkah terbaik. Kita tak akan pernah menjadi lebih baik daripada musuh kita.

Episode 23

  • Bukankah seperti itu yang manusia normal lakukan, hanya mengikuti arus, seperti potongan-potongan sampah.
  • Aku hanya ingin yang lemah yang tersapu arus dan dianggap manusia juga.
 
Episode 24
  • Kenapa kalian bertarung?
    Apa boleh buat. Lagi pula, dunia ini memang begitu kejam.
  • Jika kita tak bisa mengorbankan apa pun, kita takkan bisa mengubah apa-apa. Demi melampaui monster, kita harus rela mengorbankan kemanusiaan kita.
  • Siapa pun yang bisa pasti menang!
  • Tak ada waktu untuk mempertimbangkan kalau ini benar atau salah. Bergeraklah.. Jangan takut untuk mengotori tanganmu!
 
Episode 25
  • Wajahmu selalu menunjukkan kalau kau menganggap semuanya bodoh. Kau selalu saja terlihat bosan. Tapi ada saat di mana kau tampak semangat, yaitu saat kau menunjukkan ilmu bela dirimu. Meski kau bilang itu tak ada artinya, bagiku tampaknya kau tak menganggap demikian. Kupikir kau ini cuma seorang pembohong yang payah.
  • Kau boleh memusuhi seluruh dunia ini. Meskipun seluruh dunia menganggapmu musuh, hanya ayahlah yang akan selalu ada memihakmu!